Wednesday, July 30, 2008

I want my Mammie...

Beberapa bulan terakhir ini, Abigail lengketnya minta ampuuuun sama Mamie nya... Dari mulai bangun pagi... buka mata, sampai waktu tidur malam....

Selesai sholat subuh (lagi dingin2nya nih di Bandung), aku paling seneng mandangin anakku tidur, kaya'nya adeeeemmm banget, damai tanpa beban. Setiap hari beda posisi, beda mood, n beda sapaan pagi...

Kadang2, begitu buka mata "Hai Mammie... good morning,".... sambil senyum maniiiis banget (pasti tidurnya nyenyak atau mimpinya indah).

Kadang2 begitu buka mata "MAMMIIIEEEEEE (teriak sekenceng2nya)...." sambil nangis gitu (karena aku nggak ada di kamarnya atw habis mimpi buruk kali ya).

Tapi mostly... "Hai Mammie... hari ini Mammie 'nggak kerja kan?" (singkat, padat, beraaaatttt)


Itu tuh yang jadi pertimbanganku untuk cepet2 berhenti kerja kantoran. Miriiiis banget denger pertanyaan atau lebih tepatnya harapan polos dari mulut kecilnya sambil males2an buka mata, hampir tiap pagi.... (huhuhu jadi sedih nih).


Jadilah daku jelasin, sambil menghibur gitu,
Mammie:"Hari ini kan hari senin, Mammie harus kerja sayang, kan Mammie cari uang buat Abigail,"

Abigail:"Ooh, kalo besok? Mammie 'nggak kerja?"

Mammie:"Besok kan selasa, Mammie masih kerja, sampai hari jum'at say."

Abigail:"But I want my Mammie..."

Mammie: "Nanti kan hari sabtu sama hari minggu, Mammie libur..."

Abigail:"Really?? (mukanya lucu banget ngareeeppp gitu deh) "Asyiiikkkk.... kita bisa jalan2 kan? (sambil angkat 2 tangan ke atas)"

Mammie:"Iya... nanti kita jalan2 lagi ya, sekarang Mammie kerja dulu cari uang, buat kita main dan jalan2, ok??"

Abigai:"Ok Mammie.... Hmmmmm (sambil meluk leherku) I love u Mammie.."

Mammie:(ambil tissue buat ngelap air mata)


So, sabtu n Minggu jadi hak patent buat anakku... dari mulai mandi pagi (harus bareng2, untung Pappienya Abi 'nggak ngiri,hahahaha), minum kopi (anakku doyan banget sama ritual ngopi pagi ku) sampai acara sikat gigi n bersih2 mau tidur. Semua sama Mammie...

Begini nih gayanya, keluar dari kamar mandi (terpaksa disensor, biar samar n 'nggak porno, hahaha)









Friday, July 25, 2008

Sabarnya Bunda....

Untuk bunda-bunda yang lagi cape' atau lagi keseeeelll banget sama tingkah polah jagoan2 dan putri-putri kecilnya....

Bener banget kalau banyak orang bilang "Sabar itu ada batasnya.."
Sebelum jadi seorang bunda, aku juga setuju banget sama pendapat ini... Suka heran banget lihat bunda2 yg bisa tahan denger anaknya ngoceeehh 'nggak berhenti2. Suka heran juga lihat bunda2 yang bisa tenang2 aja padahal 2 atw 3 anaknya merengek2 narik2 roknya minta sesuatu. Suka takjub banget sama bunda2 yg bisa betah lihat rumahnya kaya' kapal pecah.

Ternyata...
Sekarang, aku seperti menatap cermin.... "Oooh, begini toh rasanya jadi bunda..." Senang, susah, sedih, marah, takut, khawatir dan masih segudang istilah yg ternyata harus bisa dipikul seorang bunda.

Kalau aku capek, kesal, marah atau lagi 'nggak sabar...
rasanya mau teriak di telinga anakku, mau diguncang2 badan kecilnya, mau ditelaah isi kepalanya, mau dibuang aja semua mainan2 yg nggak jelas lagi bentuknya, yg setiap hari mondar mandir keluar masuk kotak mainannya. Kalau anakku lagi rewel, banyak maunya, susah diatur, rasanya mau tutup telinga, masuk kamar dan tidur pulas buat dapat tenaga ekstra menghadapi kelinci nakal di depanku ini...
Tapi...
Waktu kelinci kecilku kecape'an, waktu dia sudah lelap tertidur,
aku pandangi wajah lugunya,
aku belai rambut halusnya,
aku peluk pelan tubuh mungilnya,
aku ciumi wangi tubuhnya,
aku belai jari2 tangannya...
Oh Tuhaaaannnn, aku ingat masa persalinannya, aku ingat bahagianya aku menyusuinya, aku ingat canda tawa waktu memandikannya,
dan aku sadar
Dia sangaaaatttt berarti dalam hidupku,
Aku sangaaatttt sayang padanya,

Air mataku menetes perlahan,
Tanganku gemetar penuh penyesalan...

Tuhaaannnn... sungguh indah berkah yang kau titipkan,
Sungguh sempurna karunia yg kau berikan,
Aku berlutut memanjatkan doa,
SemogaEngkau selalu menjaganya....

Jadi, bunda.... batas sabar kita seperti dunia maya...

Thursday, July 24, 2008

Mother's Strength

I write this feeling to cheer up a friend who's having rough day and need someone to rely on...

I am a mother
it means I am anybody
I can be a mammie, a nanny, a teddy bear
and I also have to be a comforter, a counselor and a teacher,
oops,
also a cook and a playmate and sometimes a maid

We can be happy, sad or mad even at the same time,
but it'll all evaporate just like that, in one snap,
only by the look in the eyes from a little innocent creature ...

Yes... we need the strength
an inexhaustible strength full of love, tears, laughter and devotion
Love actually, will give us that kind of miracle we need..

So my dear mother friends...
Use your inner strength, a privilege from God to guide and accompany your beloved ones through their living path..
Remember,
Keep yr precious memories in your heart always, and it will keep your heart warm and shining through the years...

Wednesday, July 23, 2008

Angel's Eyes

So far I believed angels live in heaven, and so I believed God created them so beautiful and kind to carry out their assignments..
But since the day I have you, since the day I look at your eyes, I more than believe that God has sent one of the Angels to earth.

You too my little angel.. everyday you will fulfill yr assignments.
Look at those eyes...
They're the mystery of life
They will know when I'm happy
and I will see your smile
They will know when I'm sad
and I will have your hug
They will know when I'm scared
and I will feel you're there

My dearest little Abi
Now I know
You're the masterpiece from God

Tuesday, July 22, 2008

WeekEnd to Pengalengan

Akhirnyaaa.... jadi juga jalan2 bareng the Ronggeng's (that's what we call our BIG family) nanti deh kupas tuntas the Ronggeng's nya ya..
Setelah susah payah nentuin waktu, nentuin tempat tujuan, yang ganti2 melulu dan yang paling penting, dapetin penginapan yg bisa nampung keluarga besar kita..... jadi deh 'Pengalengan' sebagai tujuan weekend kita kali ini. Sabtu pagi jam 10.00 semua siap tancap... atur2 barang bawaan masing2, termasuk sepeda2 anak2 dan bapak2. Atur2 penempatan anak2 balita, abg termasuk ponakan2 ku yg total jumlahnya sekarang mencapai 18 orang.. (yes EIGHTEEN, ini baru dari keluarga suamiku aja loh).

Perjalanan dr Bandung menuju Pengalengan makan waktu sekitar 2 jam, lewat jalan yg lumayan kelak kelok, dan akhirnya jam 12.30 an sampai ke tempat tujuan pertama, daerah wisata Situ Cileunca. Hawanya panas, tapi anginnya kenceng banget, mungkin karena masuk kemarau ya... Waah di pinggir danaunya enak banget ngumpul2, ngelurusin kaki...

Setelah makan siang beres, lanjut acara permainan yang lumayan seru untuk mengasah kekompakan keluarga kita yg ribuuuuuttt banget.
Acara selanjutnya... Flying Fox.... "Horeeeeeee.... " ponakan2 ku langsung antri, termasuk ibu2 and bapak2 juga. Nggak ketinggalan para batita ikut ambil bagian.... (Tuh liat ibu2 n abg pada antriiii, untung oma nggak maksa mau nyobain flying fox.. hahaha).

"Mammie, aku mau juga, tapi berdua mammie ya..." itu awal perkataan Abigail. Nah setelah nyoba satu kali....

"Mammie, aku mau lagi....."
Two thumbs up for Abigail, that's my girl....

Tujuan selanjutnya.... Penginapan Perkebunan Teh Malabar... tapi di jalan, kita berhenti dulu di kebun strawberry.... hmmmm... yang hobby petik2... ponakan2ku para balita, lengkap dengan keranjangnya masing2.... teenagers sibuk main ATV, yg akhirnya diboyong ke penginapan juga... para ibu2 n bapak2 nungguin acara selesai sambil ngopi2 di tempat parkir...
Setelah beres timbang-menimbang strawberry, perjalanan lanjut ke penginapan....

Hawa dingin penginapan yg dikelilingin perkebunan teh mulai menggigit dan menusuk2 tulang. Bangunan tuanya masih terawat banget. Ini merupakan kediaman Meneer Bosscha yang konon sangat terkenal sebagai penggagas observatorium Bosscha di Lembang dan Institute Tekhnologi Bandung. Penginapannya asri banget, tamannya luasss, dan dibelakangnya ada hutan kecilllll..

Masing2 keluarga langsung masuk paviliun untuk mandi dan sholat maghrib. Sekitar jam 7 malam, kita kumpul di lapangan sebelah untuk
makan malam. Tenda makanan sudah siap tersaji, api unggun juga mulai dikerumuni ponakan2ku yang semua terbalut mantel tebal dan sarung tangan lucu. (komplek penginapan ini luaaasss banget). Tenda2 juga sudah terpasang (thanks to akang2 even organizer yg sdh arranged ev'thing).
Pokoknya acara api unggun malam itu sukses banget, dari mulai makan malem, jagung bakar (hhmmm jagungnya manis loh, apalagi kokinya imut2 kedinginan... hahaha Abigail sibuk bantuin bakar jagung), sampai wedang jahe panas plus bala2, pisgor dan ketan bakarnya....

Minggu pagi... jam 5.00 dingiiiiinnnn banget, tapi udaranya seger banget dan akhirnya kepala2 mulai bermunculan sekitar jam 6. Ada yg duduk2 di teras sampil ngopi, ngeteh, n sarapan roti duluan. Ibu2 langsung ngacir ke pasar kaget di pinggir jalan raya seberang halaman penginapan (wuiiih segala ada... malahan ada yg ngeborong tanaman murah2 banget.... ada gelombang cinta mini seharga 25 ribu loh....). Tepat jam 7, acara senam dimulai... lanjut dengan teawalk ke perkebunan teh di seberang penginapan.... (udaranya seger banget, cuma na
njaknya itu loh... huih, ibu2 n bapak2 terpaksa ngegendong balita masing2 (naik masih jauh, turun lagi udah tanggung).

Akhirnya sampai juga, oooh ini toh makam Meneer Bosscha yang terkenal itu, langsung deh pada terkagum2 dengan cerita Mang Supri yang panjang lebar nyeritain sejarah Meneer ganteng yg hobinya pakai baju putih2, topi putih and seneng banget sama mawar putih, yg sampai saat ini masih tumbuh berbunga di sekitar makamnya...

(Mang Supri malah sempet sedih dan berkaca2 gitu, waktu nyeritain hilangnya kursi peninggalan bersejarah yg selama ini dijaga di dekat makam sang Meneer, baru aja minggu lalu). HERRRAAAANNNN, kok nggak punya jiwa sejarah banget ya tuh maling...

Turun dari perkebunan, sarapan sudah menunggu.. hmmm lapeeerrr. Mulailah atraksi keluarga riweuh, bapak2 sibuk makan sambil ngobrol, ibu2 and para pengasuh sibuk ngejar2 n nyuapin anak2, abg juga nggak mau kalah sibuk dengan atv2nya... pokoknya mirip ajang sirkus deh, serrruuuu.
Habis itu mandiii and cabut lagi menuju situ cileunca lagi, team arung jeram siap2, flying fox lageee, and balita dibawa naik perahu ke seberang danau, buat metik arbey...
Jam 2 siang... baru deh pada makan (enak, enak, enak, catering nya ok loh, apalagi ditambah semangka merah dan kuning hasil percobaan dr Subang). Tapi teteeeeep, yg namanya ibu2, nggak bisa ngeliat gerobak bakso lowong sedikit... wakakakakak langsung diserbu....

Akhirnyaaaaa time to go home...
Setelah seru2an selama weekend, dari baby Sabrine yg baru 3 bln sampai oma Yetty yg sdh 75 tahun semua happy banget...
Ayo dong guys, kita lestarikan budaya Indonesia... banyak banget loh wisata kita yg ok...


Thursday, July 17, 2008

1st day to school


"Mammie, I'm a big girl now..."

I've heard this sentence more often lately as my precious baby has turned into a tiny little girl with a tiny little skirt dragging her small 'strawberry shortcake' school bag on her first day to school (July 14th, 2008).

It reminds me to write as much stories as I can remember....

It's a baby girl...


As long as memory lives, years will always be the witness...

September 14th, 2005
just half an hour over midnight, I could say "what a battle of life..." as I (alhamdulillaah) safely delivered a baby girl, little miracle, a darling one, which I believed (and still do) more precious than diamond or pearl.

Tears of happiness
A blessed tie binding us together
Look at that...
Innocent face,
Tiny fingers and toes,
Bright little eyes with cutie nose, and

Bingo...

Just open your mouth and cry,
You'll have all

Speechless still...

Seeing that hugable, sweet little precious,
With smooth and tender skin,
So small and helpless,
But, be sure my darling one,
You're worth beyond compare...

I love u with all my heart