
Innalillaahi wa inna ilaihi roojiuun...
Ya Allah terimalah kembali ‘mamah’, ‘oma’, ‘yuti’ kami tersayang kembali kedalam pelukanMu. Terimalah amal ibadahnya selama hidup ini untuk menjadi lenteranya menuju syurgaMu. Terimalah sholatnya sebagai tanda kecintaan dan kepatuhannya padaMu. Terimalah doanya sebagai permohonan belas kasihMu. Tiada satupun yang kekal di dunia ini, karena aku percaya semua ini milikMu... Amiin
Ibu mertuaku ini..... ‘mamah’ biasanya kami memanggilnya, ya anak2, ya mantu2, ‘nggak ada bedanya.... semua anak baginya. Dengan 9 anak (x2 deh sama mantu2nya.. berapa tuuh?), 19 cucu, dan 2 cicit (+ 1 lagi on the way), hmmm bisa kebayang kaann’rame’ nya kalau kita kumpul.....
‘ibu yetty’ atau ‘ses yet’... (sebutan mamah di kalangan kerabat dan tetangga)
‘oma yoyo’... (sebutan para cucu2nya) dan ‘yuti’... (sebutan 2 cicitnya)
Rasanya baru kemarin kami menikmati kebersamaan fulllll dengan seluruh keluarga besar dari pihak ‘mamah’ dan ‘papah’ .... 22 September 2009, dengan blus biru muda nya.... senyumnya tak pernah hilang dari wajahnya.... pose2 fotonya.... menjadi kenangan terakhir kami semua.... ‘mamah’ masih diberi kenikmatan berkumpul dengan semuaaaaaa...... masih menikmati hidangan khas ‘lebaran’, masih tersenyum2 simpul memeluk tasnya yang berisi ‘amplop THR’... (ooohh memoriiiiii)....
Mungkin Allah memang memberinya waktu yang tepaaat untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan seluruh keluarga besar, di hari yang fitri... semoga lahir bathin maaf memaafkan yg terucap.. menjadi lembaran putiiiihnya di akhirat...
Seminggu kemudian, mamah mulai terserang demam tinggi... ternyata ‘pneumonia akut’ datang menghampiri tubuh mamah yang sudah mulai renta . 1 Oktober 2009, ‘mamah’ masuk RS. Boromeus.... dari mulai perawatan sampai ke ICU, tak lepas doa kami bagi kesembuhannya....
Tapi Tuhan lah Maha Pemilik segala... 20 Oktober 2009, pukul 20.20 ( di usianya yang ke 77 tahun), kami mengiringi kepergian ‘mamah’ kami tersayang.... dengan doa, sholawat dan istighfar.... menuju kepada Sang Khalik. Nafasnya berhenti teratuuuurrrr, wajahnya tertoleh ke kanan, teriring tetes air mata kami semua di sisi tempat tidurnya...... Ya Allah..... inilah akhir perjalanannya di dunia.... sambutlah ia dalam istanaMu yang kekal....
‘Mamah, oma, yuti’.....
terima kasih atas doa2 yang selalu engkau panjatkan dalam sujud dan sholatmu,
terimakasih atas pelajaran hidup yang engkau contohkan pada kami, anak2mu,
terima kasih atas wejangan2 yang tak pernah lelah engkau sampaikan,
terima kasih atas contoh ‘hobi’ sedekahmu yang insyaallah akan terus menjadi penyejukmu diakhirat,
terimakasih atas segalanyaaaaa.......
Istirahatlah dengan tenang, karena segala ilmu dan bibit yang engkau tanam di dunia ini, akan selalu kami amalkan dan berbuah subur menjadi ladang pahalamu di akhirat.....
Amiiiinnn....
Selamat jalan ‘mamah, oma, yuti’ kami tercinta’.....
Doa kami akan selalu menyertaimu....